Perencanaan Keuangan


Aktivitas keseharian kita dalam bekerja pasti akan dituntut untuk banyak menghabiskan waktu dengan segala urusan kantor ataupun bisnis, sehingga kadang terlupakan pentingnya merencanakan keuangan bagi diri sendiri maupun keluarga, dan kalaupun ingat sering kali dilakukan seadanya, padahal perencanaan keuangan umumnya membutuhkan kedisiplinan, pengetahuan yang cukup dan waktu khusus.

Perencanaan keuangan sangat erat kaitannya dengan kebutuhan masa depan, karena dengan perencaanan dan pengelolaan keuangan yang baik akan sedikit banyaknya membuat masa depan lebih terjamin. Selain itu, dengan kondisi ekonomi, pasar, serta tren dari portofolio investasi yang sangat cepat berubah, menjadikan perencanaan keuangan sangat vital dibutuhkan dalam pengelolaan pendapatan.

Langkah awal yang mudah dan praktis dalam perencanaan keuangan adalah menabung. Sering orang beranggapan bahwa menabung itu susah dikarenakan banyaknya pengeluaran, sehingga pada akhirnya uang yang disisihkan untuk menabung tidaklah cukup. Pemikiran seperti ini berkembang luas dimasyarakat, padahal cara menabung yang tepat adalah menyisihkan dulu sebagian dari pendapatan untuk ditabung, baru sisanya dibelanjakan. Apabila cara ini dilakukan secara teratur, maka setelah beberapa waktu akan didapatkan simpanan yang bisa kita diandalkan sewaktu-waktu.

Selain budaya menabung, media penyimpanan juga sudah berkembang sangat pesat dan bervariasi, dari sekedar Tabungan atau Deposito pada Bank, Produk Asuransi pada Perusahaan Asuransi, dan Reksa Dana serta Instrumen Pasar Modal pada Lembaga Sekuritas. Pertanyaan selanjutnya adalah, investasi jenis apa yang cocok untuk kita?

Sebelum menjawab pertanyaan diatas, perlu diketahui terlebih dahulu bahwa jenis investasi apapun pasti ada risikonya, sehingga pengetahuan mengenai risiko dan tingkat pengembalian dana mutlak dibutuhkan oleh nasabah sebelum berinvestasi. Bank adalah pilihan yang konvensional, dengan berbagai kelebihan seperti akses yang luas dan beragam produk pilihan untuk investasi, namun tidak dapat dipungkiri bahwa tingkat pengembalian yang ditawarkan biasanya sangat kecil, sehingga sebagai alternatif, sekarang sedang marak jenis investasi seperti Reksa Dana dan Produk Asuransi.

Jenis Investasi Reksa Dana bisa menjadi pilihan yang bagus, karena jenis investasi ini memberikan fleksibilitas dan pilihan yang beragam, dari yang relatif aman, sampai berisiko. Reksa Dana adalah model investasi dimana uang yang disetorkan, dikelola oleh Manajer Investasi untuk selanjutnya diinvestasikan ke dalam berbagai produk investasi. Kelebihan dari investasi ini adalah tersedianya berbagai macam pilihan investasi dengan beragam profil risiko dan setoran awal yang ringan, sehingga nasabah bebas memilih jenis investasi apa yang cocok dengannya.

Ada beberapa portofolio investasi pada Reksa Dana misalnya Saham (risiko tinggi), Pasar Uang (risiko sedang), Pendapatan Tetap (risiko rendah), atau gabungan dari portofolio-portofolio tersebut. Dengan berbagai pilihan tersebut, nasabah bisa memilih sesuai kebutuhan, risiko dan tingkat pengembalian dari pilihan investasi tersebut.

Selain Reksa Dana, jenis Investasi berupa Asuransi juga merupakan pilihan Investasi jangka menengah dan panjang yang sangat bagus, seperti Asuransi Pendidikan, Asuransi Kesehatan, sampai Asuransi Investasi. Asuransi Pendidikan misalnya, banyak orang belum sadar akan pentingnya produk ini untuk masa depan anak, dengan semakin tingginya biaya pendidikan sekarang, tentunya beberapa tahun kedepan biaya akan semakin tinggi, bahkan bagi kebanyakan orang akan menjadi tidak terjangkau lagi, sehingga diperlukan perencanaan keuangan yang tepat agar masa depan pendidikan anak-anak kita terjamin sampai jenjang pendidikan tertinggi. Dengan mengikuti Asuransi Pendidikan, kita akan dibiasakan untuk menabung dengan cara menyetorkan uang secara rutin setiap bulannya dengan nominal dan jangka waktu tertentu, sehingga pada saat jatuh tempo, dana yang tersedia sudah berkembang sesuai dengan tingkat pengembalian yang sudah diilustrasikan pada saat penempatan dana.

Perencanaan Keuangan berbasis Asuransi Investasi juga sangat bagus untuk mendampingi kita, karena pada jenis Asuransi ini, premi yang kita bayarkan selain mencakup kesehatan juga memberikan tingkat pengembalian yang jauh lebih besar setelah jatuh tempo. Jenis Asuransi ini biasanya ditawarkan untuk jangka waktu menengah dan panjang dengan berbagai variasi setoran bulanan dan portofolio pengembangan dana. Faktor kepraktisan dan tingkat pengembalian yang tinggi menjadikan jenis Asuransi ini banyak menjadi pilihan bagi banyak orang.

Ada beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam berinvestasi, yaitu ada biaya-biaya investasi yang dikeluarkan, seperti biaya pencairan dana sebelum waktunya dan biaya administrasi, selain itu kemudahan dalam hal pencairan dana sewaktu-waktu juga harus menjadi pertimbangan tersendiri, jadi bersikap teliti pada saat melakukan penempatan dana menjadi salah satu poin penting yang harus diperhatikan sebelum berinvestasi. Selain hal tersebut, jenis investasi konvensional berupa Tabungan tetap harus dimiliki, sebagai jenis simpanan yang liquid (mudah untuk dicairkan dananya), sehingga pada saat yang diperlukan dapat dilakukan penarikan dana tanpa adanya pinalti/pengurangan nominal.

Menjawab pertanyaan sebelumnya, yaitu jenis Investasi apa yang cocok buat kita, tentunya harus disesuaikan dengan kebutuhan. Bagi yang belum menikah, jenis Investasi yang bersifat jangka pendek dan menengah dengan profil risiko menengah dan tinggi bisa menjadi pilihan mengingat tipe nasabah ini belum memiliki tanggungan atau keluarga.  Investasi jangka menengah dan pendek bisa berupa instrumen saham pada pasar modal atau bisa berupa tabungan berjangka. Sedangkan bagi yang sudah berkeluarga ada beberapa jenis Investasi yang cocok untuk dikombinasikan, seperti Asuransi Pendidikan untuk anak (jangka panjang), Asuransi Investasi dengan profil risiko sedang (jangka menengah), dan apabila ada kelebihan pendapatan bisa dipertimbangkan untuk investasi jangka pendek dengan profil risiko tinggi, seperti pada Reksa Dana Saham.

Dengan berbagai pilihan Investasi yang tersedia, semua kembali kepada kita sebagai nasabah, pada praktek berinvestasi berlaku hukum High Risk-High Return, jadi penentuan profil risiko menjadi poin krusial dalam hal memilih jenis investasi yang cocok bagi kita. Dengan berbagai pilihan investasi dan berbagai profil risiko yang ada, dapat disimpulkan bahwa perencanaan keuangan yang baik dapat dimulai dengan cara yang sederhana, yaitu menabung, karena dasar dari menabung dan pengelolaan keuangan adalah sama yaitu kedisiplinan dan perencanaan yang tepat.

Herry A Pradana, SE

Peneliti pada Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s